Desain Logo Jamu Gendong

Jamu gendong...anda pasti kenal minuman tradisional khas Indonesia ini bukan?,,,jamu identik dengan ibu atau mbok yang membawa pikulan berisi botol-botol jamu dengan khas baju kebayanya..tapi mungkin saat ini jarang kita lihat, karna berkembangnya alat transportasi, jamu tidak lagi dipikul sambil berjalan mengelilingi rumah-rumah warga sambil menjajajki jamu....rata-rata para penjual jamu menggunakan sepeda atau gerobak kecil.
Saya suka dengan asam kunyit jamu gendong ini...namun saya bukan pecinta jamu sejati, walau saya jarang sekali minum jamu, saya ingin sekali mengangkat produk ini, Bayangkan ketika minuman masa kini dengan banyak varian rasa dan topping menjadi incaran anak-anak muda zaman sekarang, mungkin minuman tradisional akan ditinggalkan. Padahal selain berasal dari rempah-rempah alami, jamu juga banyak khasiatnya.
kalau kita lihat dari segi peminat, jamu gendong juga tak kalah peminatnya,rata-rata kalangan pecinta jamu ini adalah umur 35 ke atas, tapi sayang saya belum pernah melihat kios khusus dengan gaya klask modern diluar atau didalam mall-mall besar yang menjual produk jamu yang fresh dan langsung minum ditempat.
Padahal kalau kita lihat di internet banyak logo-logo produk jamu yang keren dan menjual seperti logo yang saya ambil di google image berikut ini






Rata-rata desain gambar pada logo menggunakan illustrasi pada penjual jamu, Dengan menggunakan vector pada ilustrasi selain warna bisa di press hungga arna menjadi minim, menggunakan illustrasi terlihat lebih tradisional atau klasik. Sedangkan pada warna lebih memilih warna natural agar ilustrai lebih berkarakter dan tema klasik lebih kental terlihat, Pemilihan font juga menggunakan tema klasik, old school dan terlihat tegas, hal ini semakin mengklopkan logo yang dibuat.
Gaya klasik bisa disandingkan dengan gaya minimalis untuk interior  kios jamu, saya berfikir akan lebih menarik jika tempat minum atau kongkow keluarga lebih pada konsep minimalis dan nyaman,  para orangtua yang mengajak anaknya bisa mengenalkan minuman tradisional ini.

(Gambar di ambil dari google image)

(Gambar di ambil dari google image)

Comments

  1. Iya, Saya dulu penggemar jamu. Sekarang jamu seperti kurang peminat ya. Perlu dilestarikan.

    ReplyDelete
  2. Your idea good. We need a classic design to maintain our culture in order to be able to be appreciated by young generatio who gone by with western culture.

    ReplyDelete

Post a Comment

Popular posts from this blog

CORONA MENGAMBIL ALIH

Desain gaya Klasik Kaleng Khong Guan yang Legendaris