Pentingnya Riset Dalam Membuat Sebuah Iklan
Iklan adalah sebagai bagian dari promosi yang merupakan bauran juga dari pemasaran (marketing mix), maka sebuah iklan adalah juga pesan yang mampu menjual. Definisi iklan dalam kaitannya sebagai pesan menjual adalah, iklan merupakan sebuah bentukpromosi yang bersifat impersonal dan ia meliputi aktivitas mentramisi pesan-pesan standar kepada sejumlah besar penerima pesan yang dijadikan sasaran. (Dr. winardi, S. E, strategy pemasaran, CV Mandar Maju, Bandung, 1988, h. 305)
Unsur-unsur iklan meliputi ketertarikan, menarik perhatian, kepercayaan, keinginan, action (tindakan), nama produk, gambar, headline, keunggulan produk, harga produk, nomor telephone, dan alamat produk. Dalam menentukan ide sebuah iklan, seperti menentukan tema dan konsep, gambar apa yang akan kita pakai kedalam iklan yang akan kita publikasikan, apakah ilustrasi atau fotografi, kemudian headline yang akan ditulis pada iklan tersebut, dan lain-lain, akhirnya pada tahap eksekusi iklan, sebelum ketahap eksekusi, kita harus melakukan riset, karna iklan bukan hanya menampilkan estetika semata, etika dalam beriklan juga harus diperhatikan, apalagi menyangkut khalayak ramai yang segmentasinya bermacam-macam,
Saya jadi ingat ketika mendapatkan sebuah project membuat logo dan promotion item dari perusahaan perkebunan alpukat Hass di Bogor, alpukatnya tidak hanya dijual didalam negeri saja, tapi sudah mengekspornya dibelahan Asia dan Eropa, produknya diberi nama Avolike, mendengar nama like saya langsung menuju pada simbol jempol suka seperti simbol like youtube, face book, blog dan lain-lain, maka saya sematkan simbol jempol itu kedalam logo Avolike, ternyata pada saat melakukan riset dengan membaca mengenai simbol yang saya gunakan, simbol itu tidak baik bagi masyarakat Rusia, akhirnya saya tidak lagi menggunakan simbol tersebut, jika tidak maka hal itu berdampak pada perusahaan, terutama dalam hal penjualan.
Hal ini juga terjadi pada sebuah reklame iklan Platinum yang terpampang besar dijalan Surabaya. yang akhirnya berujung pada penurunan iklan yang dinilai tidak pantas dipublikasikan. Produk Platinum dari perusahaan keramik ini memajang sebuah iklan bertemakan HUT Republik Indonesia, tapi yang gambar ditampilkan bukan bertemakan pahlawan atau lomba perayaan kemerdekaan, namun sebuah foto dari seorang model perempuan seksi dengan membawa dua bendera kecil dikedua tangannya dan pada bagian tubuhnya hanya terbalut bendera merah putih, sedangkan bagian bawah antara paha dan kaki dibiarkan terlihat. Hal ini yang membuat reklame ini diturunkan oleh pihak kepolisian dan menjadi tindakan pidana, karna dianggap sebagai pelecehan terhadap simbol negara.
Unsur-unsur iklan meliputi ketertarikan, menarik perhatian, kepercayaan, keinginan, action (tindakan), nama produk, gambar, headline, keunggulan produk, harga produk, nomor telephone, dan alamat produk. Dalam menentukan ide sebuah iklan, seperti menentukan tema dan konsep, gambar apa yang akan kita pakai kedalam iklan yang akan kita publikasikan, apakah ilustrasi atau fotografi, kemudian headline yang akan ditulis pada iklan tersebut, dan lain-lain, akhirnya pada tahap eksekusi iklan, sebelum ketahap eksekusi, kita harus melakukan riset, karna iklan bukan hanya menampilkan estetika semata, etika dalam beriklan juga harus diperhatikan, apalagi menyangkut khalayak ramai yang segmentasinya bermacam-macam,
Saya jadi ingat ketika mendapatkan sebuah project membuat logo dan promotion item dari perusahaan perkebunan alpukat Hass di Bogor, alpukatnya tidak hanya dijual didalam negeri saja, tapi sudah mengekspornya dibelahan Asia dan Eropa, produknya diberi nama Avolike, mendengar nama like saya langsung menuju pada simbol jempol suka seperti simbol like youtube, face book, blog dan lain-lain, maka saya sematkan simbol jempol itu kedalam logo Avolike, ternyata pada saat melakukan riset dengan membaca mengenai simbol yang saya gunakan, simbol itu tidak baik bagi masyarakat Rusia, akhirnya saya tidak lagi menggunakan simbol tersebut, jika tidak maka hal itu berdampak pada perusahaan, terutama dalam hal penjualan.
Hal ini juga terjadi pada sebuah reklame iklan Platinum yang terpampang besar dijalan Surabaya. yang akhirnya berujung pada penurunan iklan yang dinilai tidak pantas dipublikasikan. Produk Platinum dari perusahaan keramik ini memajang sebuah iklan bertemakan HUT Republik Indonesia, tapi yang gambar ditampilkan bukan bertemakan pahlawan atau lomba perayaan kemerdekaan, namun sebuah foto dari seorang model perempuan seksi dengan membawa dua bendera kecil dikedua tangannya dan pada bagian tubuhnya hanya terbalut bendera merah putih, sedangkan bagian bawah antara paha dan kaki dibiarkan terlihat. Hal ini yang membuat reklame ini diturunkan oleh pihak kepolisian dan menjadi tindakan pidana, karna dianggap sebagai pelecehan terhadap simbol negara.

Iklan merupakan penyampaian dlm bentuk tulisan dan gambar. Jadi penting banget ada risetnya. Karena kalo salah penyampaian tdk tepat sasaran...😍
ReplyDeleteBetul...betul..betul...😀
Delete